Minggu, Mei 15

Pengertian Wacana

Istilah wacana dipakai sebagai terjemahan dari bahasa Inggris discourse. Dalam salah satu kamus bahasa Inggris, wacana atau discourse dapat diterjemahan sebagai berikut:

1.     Komunikasi pikiran dengan kata-kata; ekspresi ide-ide atau gagasan-gagasan; konversasi atau percakapan.
2.      Komunikasi secara umum, terutama sebagai suatu subjek studi atau pokok telaah.

Sementara beberapa ahli mengartikan wacana sebagai berikut:

1.   Kemampuan untuk maju (dalam pembahasan) menurut urutan-urutan yang teratur dan semestinya.  (Marahimin, 1994:26)
2.    Istilah wacana dipergunakan untuk mencakup bukan hanya percakapan atau obrolan, tetapi juga pembicaraan dimuka umum, tulisan, serta upaya-upaya formal seperti laporan ilmiah dan sandiwara atau lakon. (Tarigan, 1993:23)
3.  Rekaman kebahasaan yang utuh tentang peristiwa komunikasi, biasanya terdiri atas seperangkat kalimat yang mempunyai hubungan pengertian yang satu dengan yang lain. Komunikasi itu dapat menggunakan bahasa lisan, dan dapat pula memakai bahasa tulisan. (Samsuri dalam Sudjiman, 1993:6)
4.     Cara objek atau ide diperbincangkan secara terbuka kepada publik sehingga menimbulkan pemahaman tertentu yang tersebar luas. (Lull, 1998:225)
5.    Ucapan dalam mana seorang pembicara menyampaikan sesuatu tentang sesuatu kepada pendengar (Kleden, 1997:34)

Berdasarkan berbagai pendapat diatas, dapat dirangkum pengertian wacana sebagai “rangkaian ujar atau tindak tutur yang mengungkapkan suatu hal (subjek) yang disajikan secara teratur, sistematis, dalam suatu kesatuan yang koheren, dibentuk oleh unsur segmental maupun nonsegmental bahasa”.

Lebih jauh, pengertian wacana dapat dibatasi dari dua sudut yang berlainan. Pertama dari bentuk bahasa atau yang berkaitan dengan hierarki bahasa, yang dimaksud dengan wacana adalah bentuk bahasa di atas kalimat yang mengandung sebuah tema. Dan yang kedua adalah dari sudut tujuan umum yang meninjau wacana dari sudut sebuah komposisi atau karangan yang utuh, Tujuan umum ini merupakan hasil klasifikasi dari semua tujuan yang ada, yang membawa corak khusu dari karangan-karangan sejenis.


Referensi: Analisi Teks Media “Suatu Pengantar Untuk Analisis Wacana, Analisis Semiotik, dan Analisis Framing. (Alex Sobur)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Masa Lalu

Bukan bermaksud mengungkit masa lalu Kadang, saat sedikit terpuruk saja aku langsung sombong dengan pengorbananku Sementara bagimu, mungki...