Jumat, Januari 30

PENGERTIAN IKLAN

Pengertian Iklan
Iklan adalah bagian dari bauran promosi dan bauran promosi adalah bagian dari bauran pemasaran. Jadi secara sederhana  iklan didefinisikan sebagai pesan yang menawarkan  suatu produk yang ditujukan kepada masyarakat  lewat suatu media.
Menurut O’Guinn, Allen, dan Semenik (2003:8), iklan adalah suatu upaya untuk membujuk melalui media dengan membayar. (Advertising is a paid, mass mediated attempt in persuade).
Tayangan iklan televisi, baik langsung maupun tidak langsung, mempunyai dampak cukup besar bagi masyarakat. Dampak itu bersifat positif, bila iklan tersebut bersifat awareness (pengenalan) dan menyebarluaskan produk yang dikampanyekan. Sedangkan dampak negatifnya, ialah terjadinya penyesatan informasi atas produk dan jasa yang dipromosikan. Tidak seluruhnya janji iklan itu dapat diwujudkan, bahkan bisa menjadi penipuan.
O’Guinn, Allen, dan semenik (2003:9) kemudian menyimpulkan bahwa suatu komunikasi bisa diklasifikasikan sebagai iklan, bila memenuhi tiga kriteria berikut.
1.      Komunikasi itu haruslah dengan bayaran.
2.      Komunikasi itu haruslah disampaikan ke khalayak via media massa.
3. Komunikasi itu hatuslah menjadi upaya persuasi atau membujuk


Daftar Pustaka:

Rhenald Kasali, Manajemen Periklanan : Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Pustaka Utama Grafiti, Jakarta, 1995
Idi Subandi, Kecerdasan Komunikasi Seni Berkomunikasi Kepada Publik, Simbiosa Rekatama Media, Bandung, 2007, hal 128
Wawan Kuswandi, Komunikasi Massa Analisis Interaktif Budaya Massa, Rineka Cipta, Jakarta, 2008, hal 135

Sabtu, Januari 24

CONTOH SCRIPT OPENING

Nama Program            : Bincang Bincang
Tema                           : Wacana Test Keperawanan

Opening
SELAMAT MALAM PEMIRSA // SENANG SEKALI SAYA / VAYAKUN NUR RIZKY DAPAT MENEMANI MALAM HANGAT ANDA DALAM ACARA BINCANG BINCANG //

SAAT  INI MEDIA TENGAH HANGAT MEMBICARAKAN TENTANG MUNCULNYA WACANA TEST KEPERAWANAN // WACANA INI PERTAMA KALI TERLONTAR DARI DINAS PENDIDIKAN KOTA PRAMBULIH / SUMATERA SELATAN //

WACANA YANG MENYATAKAN BAHWA PERLU ADANYA TEST KEPERAWANAN SEBAGAI SALAH SATU SYARAT UNTUK MASUK KE SMA ATAU SEDERAJAT INI / CUKUP BANYAK MENUAI PROTES DARI BERBAGAI KALANGAN // HAL INI KARENA TEST KEPERAWANAN DIANGGAP MELANGGAR HAK ASASI MANUSIA / DAN DAPAT MENIMBULKAN TEKANAN PSIKOLOGIS BAGI REMAJA PUTRI //


SAAT INI / TELAH HADIR BERSAMA SAYA SEORANG PSIKOLOG UNTUK MEMBAHAS LEBIH LANJUT TENTANG DAMPAK PSIKOLOGIS DARI TEST KEPERAWANAN INI //

Minggu, Januari 11

Dampak Positif dan Negatif Konglomerasi Media

Ø  Dampak Positif Konglomerasi Media
v  Kemajuan pesat media di Indonesia
Media yang saat ini dijadikan “dewa” informasi oleh masyarakat memang menjadi hal yang dianggap sangat menguntungkan untuk dikelola. Meskipun membangun media tidaklah mudah seperti yang dibayangkan. Penglihatan jeli para pengusaha yang memanfaatkan kegandrungan masyarakat terhadap media membuat semakin banyak pengusaha mengelola sebuah media, bukan hanya satu tapi juga beberapa media sekaligus. Hal ini menjadikan media-media yang ada di Indonesia berkembang secara pesat. Bukan hanya dari segi jenis media tetapi juga bervariasinya jenis informasi yang menyebar di masyarakat.

Ø  Dampak Negatif Konglomerasi Media
v  Media dijadikan alat propaganda oleh pemiliknya

Tidak dapat dipungkiri banyak orang saat ini mengincar kekuasaan di kursi-kursi pemerintahan dengan mengatasnamakan kepentingan rakyat, begitu juga halnya para pemilik media. Mereka juga masuk dalam jajaran nama calon yang akan menjadi wakil-wakil rakyat. Uniknya, mereka menggunakan media yang mereka pimpin sebagai alat untuk mengkampanyekan dirinya. Semakin banyak media yang mereka punya, maka semakin banyak berita-berita yang menggambarkan tentang para pemilik media tersebut. Hal ini membuat media tidak lagi netral, namun berdasarkan masing-masing kepentingan pemiliknya.

Masa Lalu

Bukan bermaksud mengungkit masa lalu Kadang, saat sedikit terpuruk saja aku langsung sombong dengan pengorbananku Sementara bagimu, mungki...