Jumat, Juni 21

Masa Lalu

Bukan bermaksud mengungkit masa lalu
Kadang, saat sedikit terpuruk saja aku langsung sombong dengan pengorbananku
Sementara bagimu, mungkin itu sekedar ingatan dahulu

Bukan bermaksud mengungkit masa lalu
Kadang, saat sedikit tergores saja aku langsung membuka luka-luka lamaku
Sementara bagimu, itu hanya luka yang akan pulih seiring waktu

Bukan bermaksud mengungkit masa lalu
Aku sedang berekspresi dengan perasaan
Yang mungkin bagimu, itu hanya sekedar caraku mencari perhatian
Caraku mengiba padamu

-Qky-

Jumat, November 9

Tentang Aku dan Kita

Mari rehat sejenak
Mari lupakan sebentar rutinitasmu
Pekerjaanmu, ponselmu, hobimu, masalahmu
Duduk bersamaku
Aku hanya butuh beberapa menit saja

Berbincang soal aku
Segala hal yang ku suka dan tidak ku suka
Darimana asalku lalu bagaimana aku bisa sampai jatuh padamu

Mari bicara sebentar tentang aku
Bagaimana aku memaknai hidupku
Bagaimana aku memandang matamu
Bagaimana aku dan semua rasaku untukmu

Atau kita bisa bicara soal kita
Bukan "soal" tapi "tentang"
Bagaimana kamu memandangku
Bagaimana aku merasakanmu
Bagaimana aku untukmu
Bagaimana tentang aku dan kamu yang terlanjur menjadi kita

Mari rehat sejenak
Duduk bersamaku
Aku hanya butuh beberapa menit saja
Tentang aku dan kita

-Qky-

Sabtu, Juni 23

Begitu Seterusnya

Ini bukan soal bagaimana saat aku bertemu denganmu
Bukan juga soal rumus tentang aku meracik cinta untukmu
Ini hanya tentang aku dan kamu

Ini bukan bagaimana dulu kau menyatakan perasaanmu
Bukan juga bagaimana aku kemudian menyakiti hatimu
Lalu kamu pun begitu
Dan seterusnya dan begitu seterusnya
Ini hanya tentang aku dan kau

Ketika semua pernah indah lalu hancur
Ketika semua hancur dan kita mulai lagi
Hanya tentang aku dan kamu

Ternyata selama ini memang hanya aku dan kamu
Entah siapa yang berjuang, ini hanya tentang aku dan kamu
Selalu begitu
Dan begitu seterusnya

-Qky-

Jumat, Januari 12

Pergi

Sejejak saat aku pergi
Aku ingat, itu tanpa izinmu
Aku juga tau, itu tanpa sepengetahuanmu

Aku memang pergi begitu saja
Tanpa tahu seberapa retak dirimu
Tanpa peduli seberapa rapuh aku

Saat itu,
Yang ku sadari hanya
Kita sama-sama tidak saling rela

Saat itu,
Yang ku tahu
Aku harus pergi sejauh-jauhnya

Sekian langkah saat aku pergi
Aku ingat, beberapa manis yang masih ku tinggal padamu
Beberapa janji mu yang ku yakin terngiang di telinga mu
Beberapa mimpi yang sudah kau bagi padaku

Aku pergi
Tak cukup jauh memang
Setidaknya aku terus melangkah
Meninggalkan mu lebih jauh

Sejauh mimpi yang kau punya bersamaku
Sejauh itu hanya sekedar mimpi untukmu

-Qky-

Kamis, Desember 28

Menua

Terlihat bagaimana mata-mata yang pernah terang itu kemudian redup
Bahkan untuk sekedar menatap embun segar di pagi hari
Mereka yang pernah berandai tentang suatu mimpi
Akhirnya sampai pada titik yang disebut masa depan kala semangat itu tengah hidup.

Sama halnya seperti air yang tidak tahu kapan giliran untuk jatuh,
Menghadirkan sejuk bagi para kesepian
Resah bagi mereka pemilik kenangan
Dan takut bagi para pengeluh.

Mereka sengaja diam dan mengikuti apa perintah Tuhan
Tanpa bantahan, karena mereka paham bagaimana cara Tuhan bekerja
Termasuk tentang mimpi yang belum terlaksana
Sebagian akan menjadi terlupa, sebagian lagi akan ikut menua.

Saat kumpulan air hujan akhirnya turun
Berlomba siapa yang paling cepat menggapai tanah
Itu juga saatnya mimpi untuk bangun
Tinggal memilih, ingin lelah atau menyerah.

-Qky-

Senin, Desember 25

Manis

Aku begitu rumit membiarkanmu pergi
Meski aku tahu, seberapapun inginku memilikimu
Hanya akan menjadi bumerang untukku, dan juga untukmu

Kita memulainya dengan cukup manis
Aku suka sesuatu yang manis
Semanis saat aku mulai menyukaimu

Hanya saja terlalu banyak manis membuatku sakit
Sesuatu yang berlebihan memang dilarang
Mungkin seperti itu cara semesta melarangku menikmati rasa manis bersamamu

Hei kau,
Apa kau tau?
Aku ingin mengenalmu lebih manis lagi
Meski menyakitiku
Dan itu menyakitimu.
Aku egois bukan?
Karena aku terlalu suka rasa manis bersamamu

Aku punya saran,
Mari kita selesaikan ini dengan lebih manis
Lebih manis dari saat pertama kita berbagi hal manis
Atau lebih manis dari apapun yang pernah kita rasa manis

Karena aku suka sesuatu yang manis
Bagaimana denganmu?

-Qky-

Minggu, Desember 24

Maaf

Mari kita flashback sedikit tentang susunan kalimat yang baru saja kau ucapkan padaku.
Jika ku bandingkan, tidak jauh berbeda dengan saat kau sempat mengingkarinya.
Atau mungkin sama? Ya, intinya memang sama.

Semua tentang kenyataan bahwa aku yang beranjak lelah, kembali harus memahami dirimu kesekian kali.
Kita ini manusia lucu,
Bagaimana tidak, melakukan kesalahan sama secara berulang, kemudian akan datang dengan sapaan khas orang yang bersalah.
MAAF

Singkat Padat Jelas
Dan semua orang tau maaf berarti penyesalan
Penyesalan yang dilakukan berulang?
Kita ini manusia lucu.

Saat aku, atau juga kau
Berserah pada penyesalan dengan kata maaf sebagai perisainya
Atas nama rasa yang kita junjung, maka mudah kita terima perisai itu.

Lalu apa?
Lagi-lagi aku, atau juga kau
Mengikis perisai itu sedikit demi sedikit
Dan datang dengan perisai yang sama masih bernama Maaf
Kita ini manusia lucu.

Atas nama rasa yang kita junjung.
Sekali ini,
Aku butuh waktu untuk menerima perisai itu
Karena aku belum selesai, mengemasi serpihan Maaf yang kau hancurkan begitu saja.

-Qky-

Masa Lalu

Bukan bermaksud mengungkit masa lalu Kadang, saat sedikit terpuruk saja aku langsung sombong dengan pengorbananku Sementara bagimu, mungki...